Senin, 12 Februari 2018

Penyebab-Penyebab Orang Tua Sulit Berkumpul dengan Anak

Sudah terbit di: https://steemit.com/pendidikananak/@puncakbukit/penyebab-penyebab-orang-tua-sulit-berkumpul-dengan-anak

Sebagai orang tua, apakah kita sering berkumpul bersama dengan anak? Misalnya, sering berkumpul saat makan malam? Pada zaman modern saat ini, tak sedikit orang tua yang tak memiliki banyak waktu untuk berkumpul bersama anak. Padahal, dengan berkumpul bersama sang anak, kita dapat mengajarkan banyak hal kepadanya. “Menghabiskan banyak waktu bersama dengan anak membuat anak belajar banyak hal”, tutur Neha Taharia, seorang psikolog dilansir dari situs flintobox.com Selain itu, dengan sering berkumpul dengan anak, akan lebih merekatkan dan memperkuat hubungan kita dengannya.


Gambar 1. Berkumpul Bersama Anak Menjadi Hal Penting

Berikut beberapa hal, menurut suatu penelitian, yang menyebabkan orang tua sulit berkumpul dengan anak.

Orang Tua Bekerja Terlalu Lama dalam Sehari. Baik ayah, ibu, ataupun keduanya, memang mesti bekerja untuk menghidupi keluarga. Namun, bila bekerja terlalu lama, akan mengurangi waktu berkumpul bersama dengan anak. Padahal, seperti yang sudah dijelaskan, waktu berkumpul bersama dengan anak menjadi hal penting. Bahkan, di Inggris, menurut suatu penelitian, orang tua hanya memiliki waktu efektif kurang dari satu jam untuk berkumpul dengan anak dalam sehari. Waktu tersebut tentunya sangat singkat.

Orang Tua Sibuk Bekerja Mengurus Rumah. Apakah kita terlalu sibuk mengurus rumah? Misalnya, terlalu sibuk mencuci pakaian, mengepel lantai, dan sebagainya? Bila terlalu sibuk mengurus rumah, tak tertutup kemungkinan membuat kita sulit berkumpul dengan sang anak. Terlebih, bagi seorang ibu. Mengurus rumah biasanya menjadi aktivitas yang melelahkan. Karenanya, setelah selesai mengurus rumah, tubuh akan terasa letih sehingga membutuhkan istirahat. Padahal, waktu tersebut dapat kita gunakan untuk berkumpul bersama anak.

Anak Lebih Banyak Menghabiskan Waktu Untuk Mengikuti Pendidikan. Pendidikan memang penting dalam perkembangan anak. Namun, bila anak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengikuti pendidikan, tentunya akan mengurangi waktu untuk berkumpul dengannya. Misalnya, anak begitu sibuk dengan aktivitas sekolahnya hingga pulang sore hari. Begitu tiba di rumah, anak langsung istirahat. Saat malam, anak sibuk mengerjakan pekerjaan rumahnya. Tak ada waktu bagi orang tua untuk berkumpul bersama dengan anak.

Anak ataupun Orang Tua Lebih Senang Menonton Televisi. Televisi pun sebenarnya dapat menjadi penghalang. Bila kita ataupun sang anak lebih senang menonton televisi, tentunya akan mengurangi ‘jatah’ waktu berkumpul. Kita ataupun sang akan pun akan lebih fokus menonton tayangan televisi dibandingkan untuk berbagi.

Anak Pada Masa Usia Tak Ingin Berkumpul dengan Keluarga. Memang, ada saatnya anak lebih senang menghabiskan waktu di luar rumah dibanding berkumpul dengan orang tuanya. Misalnya, anak lebih senang berkumpul bersama teman-teman sebayanya. Bila anak kita pada masa usia tersebut, kita pun sebenarnya tak bisa menghalanginya untuk tak menghabiskan waktu di luar rumah. Tentu saja, selama sang anak tak melupakan berkumpul bersama keluarga.

Demikian, beberapa hal yang dapat cenderung menyebabkan sulitnya orang tua berkumpul dengan anak. Nah, apakah kita merasakan satu ataukah lebih hal tersebut? Bila ya, tak ada salahnya kita mencoba mengatasinya. Misalnya, bila kita begitu sibuk bekerja hingga larut malam dalam sehari, dapat memanfaatkan hari libur sebaik-baiknya untuk berkumpul dan bermain-bersama dengan anak. Sebagai hal penting, rumah menjadi pendidikan pertama bagi sang anak…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
1. https://flintobox.com/blog/parenting/7-way-to-spend-time-with-your-kid-parenting
2. http://www.dailymail.co.uk/news/article-2363193/No-time-family-You-Parents-children-spend-hour-day-modern-demands.html

Sumber Gambar:
https://pixabay.com/en/kids-parents-nursery-snake-grinder-1219331/

Minggu, 11 Februari 2018

Mengisi Waktu Luang Untuk Bermain Bersama Anak

Sudah terbit di: https://steemit.com/pendidikananak/@puncakbukit/mengisi-waktu-luang-untuk-bermain-bersama-anak

Di sela-sela kepadatan kesibukan kita, apakah kita memiliki waktu luang ataupun hari libur? Bila ya, kita dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk bermain bersama anak. Bermain bersama anak sebenarnya dapat menjadi salah satu bentuk pendidikan anak. Sebabnya, sang akan mencontoh perilaku yang ditunjukkan orang tuanya “Sang anak akan meniru perilaku orang yang diamatinya, biasanya orang tuanya”, tutur Neha Taparia, seorang dosen mata kuliah psikologi. “Menghabiskan banyak waktu bersama dengan anak membuat anak belajar banyak hal”, tambahnya.


Gambar 1. Anak-Anak yang Sedang Bermain

Aktivitas-Aktivitas yang Dapat Kita lakukan Saat Bermain Bersama Anak
Lalu, aktivitas apa saja yang dapat kita lakukan saat bermain bersama anak? Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk bermain bersama anak kita. Mulai dari aktivitas indoor (dalam ruangan) hingga outdoor (luar ruangan). Bermain bersama anak tak mesti dilakukan di luar ruangan. Sebagai hal penting, sebelum mengajak anak bermain, kita mesti bugar. Sang anak sebaiknya dalam kondisi yang fit. Bila kita kurang bugar dan sang anak merasa begitu letih, kita dan sang anak akan kurang bersemangat bermain. Bila kita kurang bugar ataupun anak kurang fit, sebaiknya menunda bermain bersama sang anak.

Contoh Aktivitas Bermain Pada Indoor dan Outdoor
Beberapa aktivitas yang dapat kita lakukan di dalam ruangan antara lain mencuci piring bersama, bermain-main mainan anak. Mencuci piring bersama akan menanamkan rasa kebersihan di dalam benak sang anak. Bermain-bermain mainan bersama anak membantu pola pikir anak untuk menyelesaikannya. Dan juga, membantunya berpikir kreatif. Misalnya, anak senang bermain blok-blok dengan bermain mainan tersebut bersama anak, kita dapat membantu sang anak untuk membuat objek tertentu.

Sedangkan beberapa aktivitas yang kita lakukan untuk bermain bersama dengan anak di luar ruangan yaitu berjalan-jalan ataupun makan bersama. Saat kita berjalan-jalan bersama anak ataupun saat makan bersama, kita dapat mengajarkan hal tertentu kepada anak ataupun mengobrol hal tertentu dengan anak.

Jauhkan Smartphone Saat Bermain Bersama Anak
Saat ini, sebagian orang selalu membawa smartphone. Terkait pendidikan anak, saat bermain bersama anak, kita sebaiknya tak membawa smartphone. Sebabnya, bila kita menggunakannya saat bermain bersama, cenderung mengurangi komunikasi dan interaksi antara kita dengan anak. Bila anak telah dapat menggunakannya, sang anak pun sebaiknya tak membawa smartphone. Dengan komunikasi dan interaksi yang lebih baik antara orang tua dengan anak, selain membuat aktivitas bermain bersama anak menjadi lebih hangat, tentunya pun akan lebih merekatkan hubungan orang tua dengan sang anak.

Demikian, tips mengisi waktu luang untuk bermain bersama anak. Sekali lagi, kita dapat memanfaatkan waktu bermain bersama anak sebagai media pendidikan untuk anak kita. Karenanya, tak ada salahnya kita memanfaatkan waktu luang ataupun hari libur untuk bermain bersama anak. Selamat bermain-main dengan anak kita…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://flintobox.com/blog/parenting/7-way-to-spend-time-with-your-kid-parenting

Sumber Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2017/06/30/05/41/play-2457318_960_720.jpg