Sabtu, 30 Juli 2016

GAME ANAK DAN PENGAWASAN ORANG TUA (BAGIAN 1)

Seiring dengan kemajuan zaman, pertumbuhan di bidang industri kreatif juga semakin pesat. Salah satunya adalah electronic games atau permainan yang dimainkan dengan menggunakan alat-alat elektronik yang dikenal pula dengan istilah gadget. Gadget dapat berupa komputer desktop, laptop, telepon genggam, konsol game dan sebagainya.

Karena pada dasarnya game elektronik ini adalah sebuah permainan maka cenderung dimainkan oleh anak-anak. Namun ternyata tidak semua game-game tersebut memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak terutama dari segi psikologis dan mental. Untuk itu beberapa lembaga terkemuka dunia yang menaruh perhatian penuh pada dampak media kepada anak-anak mengeluarkan seruan kepada para orang tua untuk tidak membiarkan anak-anaknya bebas bermain game apa saja tanpa ada pengawasan secara langsung dari orang tuanya.

Salah satunya adalah NIMF (National Institute on Media And The Family) sebuah lembaga yang mengawasi perkembangan media dan keluarga. Pada tahun 2008, mereka menemukan beberapa game elektronik yang beredar di pasaran namun tidak sesuai untuk anak-anak, mereka kemudian mengeluarkan daftar games dengan kategori berbahaya bagi anak-anak di bawah usia 14 tahun, bahkan ada pula beberapa game yang dikhususkan untuk usia 18 tahun ke atas, yang artinya game tersebut memang ditujukan bagi orang dewasa dan tidak cocok dimainkan untuk anak-anak.

Berikut ini adalah game-game yang harus diwaspadai oleh orang tua yang masih memiliki anak-anak di bawah usia 14 tahun hingga 18 tahun menurut NIMF.

1. BLITZ: The League II



Game ini merupakan game dengan tema olahraga American football. Sebagaimana game bertema olahraga lainnya, pemain harus memainkan para pemain dan memenangkan pertandingan. Yang menjadikan game ini berbahaya bagi anak di bawah umur adalah adegan kekerasan antar pemain yang lazim terjadi di dalam olahraga ini. Hal ini menjadi sangat masuk akal mengingat game ini diiris oleh MIDWAY, perusahaan yang juga menerbitkan game Mortal Combat.

2. DEAD SPACE



Sesuai dengan judulnya, game ini memang beraroma kematian. Game horor bertema pertempuran antar monster ini dikeluarkan oleh Electronic Arts. Pemain harus melawan monster-monster semacam zombie dan Necro Morphs. Yang membuat game ini lebih cocok dimainkan oleh orang dewasa sebab di sepanjang episode, terpampang horor dan kesadisan monster-monster dengan wajah buruk rupa. Tidak ketinggalan mayat-mayat manusia di gambarkan sedemikian detail hingga menyerupai aslinya.

3. FALLOUT 3



Game ini bergenre action yang sudah pasti banyak menyuguhkan aksi kekerasan dan menampakkan beraneka jenis senjata tajam. Game role playing ini bertema fiksi ilmiah di mana setting cerita terjadi pada abad ke- 23 di mana terjadi perang nuklir yang menyebabkan dunia porak-poranda. Dunia yang selamat dari kehancuran itu disebut wasteland, dari sanalah awal cerita dimulai.

4. FAR CRY 2



Masih bertema action, game besutan Ubisoft Montereal ini berkisah tentang pertempuran dua buah desa. Banyak adegan berbahaya yang harus dilakukan di sepanjang game ini. Game ini juga membutuhkan strategi perang yang belum dapat dimengerti oleh anak di bawah umur. Oleh karena itulah game ini lebih cocok dimainkan oleh orang dewasa.

5. GEARS OF WAR 2



Game yang satu ini juga bertema action, hanya saja perang yang dimaksud di sini lebih mengarah pada penggunaan senjata seperti perang pada zaman modern. Game yang diiris oleh Epic Games dan Microsoft Game Studios ini telah memasuki seri kedua. Dan kabarnya, pada seri kedua ini jalan cerita digambarkan lebih sadis dan brutal dari seri pertamanya. Oleh karena itu game ini sangat terlarang bagi anak-anak.

Lima daftar game terlarang bagi anak-anak di atas merupakan daftar yang dibuat pada tahun 2008 silam. Meskipun demikian, rata-rata dari game tersebut masih beredar di pasaran dengan berbagai seri dan varian. Namun inti dari dikeluarkannya daftar tersebut hanyalah sebagai patokan sekaligus contoh bagi para orang tua dalam mengawasi game-game yang dimainkan oleh anaknya. Karena pada kenyataannya banyak sekali game dengan tema serupa namun dengan ratusan judul berbeda yang beredar di pasaran, tanpa bisa dikendalikan oleh para orang tua.

Bersambung ke Bagian 2


Oleh : Tika Dwi
Sumber:
detik.com/inet/read/10 game berbahaya untuk anak
google.com/gambar


Related Posts :