Selasa, 04 Oktober 2016

Metode Mind Maping, Solusi Efektif Menghafal Untuk Anak Tercinta.

Pendidikan di zaman ini telah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat dikesampingkan lagi bagi kita. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang seiring berjalannya waktu membuat kita mengerti akan pentingnya pendidikan. Seperti yang telah kita ketahui, buah hati kita tentu tidak terlepas dari kendala dan hambatan dalam menimba ilmu di sekolah. Salah satu masalah yang sering kita jumpai adalah berkaitan dengan proses menghafal sebuah ilmu pelajaran.

Melalui sepenggal cerita kecil ini, kita di ajak untuk mengenal sebuah solusi untuk permasalahan menghafal buah hati kita. Metode Mind Maping adalah sebuah cara yang dianggap dapat membantu anak tercinta kita dalam menghafal dan mengerti sebuah pelajaran. Metode ini dicetuskan oleh Tony Buzan, seorang Psikolog yang berasal dari Inggris.

Sesuai dengan arti namanya, Metode Mind Maping ini memfokuskan pada pemikiran kita yang akan di bagi dalam beberapa pemetaan. Metode ini membantu pemikiran (otak) kita menjadi berkembang dan kreatif dalam mempelajari sebuah objek. Di samping memudahkan kita menghafal sesuatu, metode mind maping juga akan membantu kita memusatkan pikiran yang sedang kacau.


Gambar 1. Contoh Metode Mind Maping

Metode Mind Maping akan menambah kreativitas berpikir otak karena menggunakan tambahan gambar dan warna yang disukai anak – anak. Selanjutnya, kita akan coba mengenal bagaimana cara membuat sebuah Mind Maping sederhana yang cocok bagi buah hati tercinta kita. Adapun tahapan – tahapannya meliputi poin – poin di bawah ini :

  1. Pertama, kita harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat Mind Maping sederhana, yaitu kertas putih, pensil, serta pensil warna atau crayon.
  2. Selanjutnya, kita harus menentukan terlebih dahulu topik utama yang ingin dipelajari. Topik ini akan diletakkan pada bagian tengah dan menjadi pusat pembelajaran yang diinginkan. Sebagai contoh : Buah.
  3. Kemudian kita akan menambahkan sub bab apa saja yang berkaitan dengan topik utama dengan cara menarik garis dari topik utama menggunakan sketsa pensil dan pensil warna. Sebagai contoh : Buah Cherry, Pisang, Apel, Nanas, dan Jeruk.
  4. Tahap selanjutnya, setelah membuat sub bab dari topik utama, kita hanya perlu menambahkan informasi tambahan pada setiap sub bab sesuai keinginan kita sendiri. Sebagai contoh : Buah Jeruk mengandung vitamin C dan dapat dijadikan jus.
  5. Apabila telah menambahkan informasi yang dibutuhkan, sebaiknya Mind Map diberikan sisa space (ruang) yang dapat digunakan untuk menambahkan informasi lain yang dibutuhkan.
  6. Kita dapat menambahkan kreasi gambar dan warna sesuai dengan keinginan untuk menambah nilai artistik dari Mind Maping tersebut. Sebagai contoh : Buah Pisang dengan gambar pisang dan warna kuning.
  7. Mind Maping sederhana selesai dibuat dan akan membantu buah hati kita lebih mudah dalam menghafal.


    Gambar 2. Contoh Hasil Pembuatan Mind Maping Sederhana

Dengan menggunakan metode ini, di samping kemudahan bagi buah hati dalam menghafal, kreativitas dan imajinasi anak dapat berkembang. Bantuan warna, simbol dan gambar akan lebih efektif dan efisien ketimbang hanya menggunakan tulisan semata. Inovasi dalam metode belajar ini dinilai sangat tepat dalam membantu anak – anak dalam belajar.

Semoga dengan tambahan informasi ini dapat membantu orang tua yang menemui masalah menghafal pada buah hati tercinta. Seperti yang telah kita ketahui, generasi muda adalah harapan dari bangsa dan negara ini. Mari kita bersama – sama menumbuhkan generasi penerus bangsa yang intelektual dan berkualitas dengan pendidikan yang baik.

Oleh: Hendry

Referensi :
1. http://www.kajianpustaka.com/2014/01/pengertian-manfaat-dan-membuat-mind.html
Gambar :
1. http://www.mindmeister.com/blog/wp-content/uploads/MindMapping_mindmap_handdrawn.png
2. http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/tonybuzanfruitmindmap.jpg


Related Posts :