Kamis, 22 Desember 2016

Pendidikan Dasar Terbaik Bagi Anak

Anak merupakan titipan ilahi kepada setiap orangtua untuk diasuh, dididik dengan baik, dan dijaga lahir dan batinnya. Orangtua memiliki peran terbesar dalam tubuh kembang anak. Karena anak belajar pertama kali dari orangtua, dan setiap kebiasaan yang ada dalam keluarga akan membentuk kepribadian anak tersebut. Bisa dikatakan orangtua merupakan sosok yang paling dominan dalam pembentukan karakter anak, namun lingkungan dapat merubah perilaku anak dengan atau tanpa sepengetahuan orangtua.

Masalah yang terjadi di lingkungan bisa saja bersumber dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat bermain, dan lainnya. Media elektronik juga memiliki andil karena menyuguhkan tontonan yang tidak bermutu dan merusak moral dan pikiran anak-anak. Kita telah sama-sama mengetahui belakangan ini terdapat foto anak-anak ciuman di internet. Mengatasi masalah tersebut dibutuhkan pendidikan dasar yang baik kepada anak untuk menghindari perubahan-perubahan buruk yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Dengan pendidikan dasar yang baik anak dapat berpikir untuk membedakan yang baik dan buruk, sehingga anak akan terhindar dari perbuatan atau kebiasaan buruk yang banyak beredar saat ini.

C:\Users\Pohan\Downloads\anak indo.jpg
Gambar 1. Anak-anak Indonesia

Adapun beberapa pendidikan yang dapat diterapkan di masing-masing keluarga antara lain:

1. Pendidikan Agama

Pendidikan agama mutlak diperlukan untuk setiap anak. Karena dengan pendidikan agama anak memiliki dasar yang kuat dalam mempertimbangkan setiap hal, baik itu yang baik dan buruk. Hal yang harus kita pahami bersama adalah bahwa setiap agama mengajarkan kepada kebaikan dan selaras dengan norma yang berlaku di tengah lingkungan masyarakat. Setiap agama mengajarkan menghormati kepada yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, sopan santun, tenggang rasa, saling menghargai, dan lain sebagainya.

Apabila pendidikan agama yang diberikan baik maka anak akan semakin takut dengan dosa. Apabila setiap anak memiliki kekhawatiran yang sama tentunya di masa depan tindakan kriminal dan lainnya yang melanggar norma dapat berkurang drastis. Namun, ada kalanya ketika anak menginjak usia dewasa perilakunya berubah 180o. Kebanyakan orangtua yang tidak siap dengan perubahan ini akan panik dan bertindak kurang bijak dalam menanggapi perubahan anak. Ketika anak-anak menginjak dewasa metode memarahi tidak seampuh ketika anak masih kecil. Namun, dengan menasihati si anak dapat lebih menerima keinginan orangtua. Agar anak mudah menerima masukan orangtua, pendidikan berikutnya yang dapat diterapkan di keluarga adalah

2. Pendidikan Moral

Pendidikan moral sangatlah penting diterapkan di setiap keluarga, dengan menerapkan pendidikan ini sedari dini anak dapat berinteraksi dengan setiap kalangan masyarakat, baik itu yang tua maupun yang muda. Negara Malaysia menerapkan pendidikan moral (Moral Studies) ke dalam mata pelajaran dasar yang dikategorikan ke tujuh bidang, yaitu: perkembangan diri, kekeluargaan, alam sekitar, patriotisme, hak asasi manusia, demokrasi, keamanan dan keharmonisan.

Jika kita telaah kembali ke tujuh bidang ini terdapat pada Pendidikan Kewarganegaraan untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Namun, dengan menerapkan pendidikan moral pada anak dari dini akan menjadikan anak lebih siap berinteraksi ke dunia luar. Karena dengan moral yang baik anak akan tumbuh dengan baik secara batin.

Pendidikan moral ini tentu sangatlah kompleks dan dapat disesuaikan dengan masing-masing anak. Namun, yang pasti setiap orangtua harus sadar dan peduli akan anak. Jika orangtua tidak cepat menyadari perubahan anak, maka dikhawatirkan anak sudah tidak dapat di luar kendali dan jauh dari jangkauan orangtua. Oleh karena itu, orangtua harus menciptakan suasana keluarga yang tenang, damai, aman dan bersahaja agar anak merasa nyaman dengan keluarganya. Dengan menerapkan pendidikan ini sedari ini, diharapkan setiap anak dapat tumbuh dengan baik dan berkembang menjadi orang yang berguna untuk nusa dan bangsa.

Oleh: Ahmad Azhari Pohan

Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_Moral
Sumber Gambar:
1. http://elshinta.com/news/33978/2015/11/18/anak-anak-indonesia-kekurangan-vitamin-d


Related Posts :