Jumat, 27 Januari 2017

Membatasi Anak Bermain Game Gadget

Salah satu hal yang harus diakui membedakan anak generasi sekarang dengan generasi sebelumnya yaitu adanya gadget. Saat ini, sebagian besar anak dapat bermain game di perangkat gadget. Bahkan, sebagian anak pra sekolah pun dapat memainkannya juga. Lalu, karena anak-anak pada dasarnya senang bermain, apakah bermain game gadget berdampak positif bagi perkembangan jiwa anak? Ada dampak positif dan dampak negatif bermain game gadget bagi perkembangan anak. Berikut masing-masing dampak tersebut.


Gambar 1. Ada Dampak Positif dan Negatif Bermain Game Gadget Bagi Perkembangan Anak

Dampak Positif Bermain Game Gadget Bagi Anak
Nah, apa saja dampak positif bermain game gadget bagi perkembangan anak? Dampak positif pertama yaitu meningkatkan kemampuan analitis. Kemampuan analitis sangat dibutuhkan agar game dapat dimainkan. Ambil contoh, game Flappy Bird. Saat bermain game tersebut, anak mesti melakukan analisis agar sang burung tak mengenai pipa. Contoh lainnya, yaitu game Angry Birds. Sebagian besar anak menyukai bermain game buatan Roxio tersebut. Saat bermain game tersebut, anak mesti melakukan analisis yang matang agar burung, yang diterbangkan melalui ketapel, mengenai banyak musuh. Dampak positif kedua yaitu meningkatkan kemampuan belajar anak. Anak mesti mempelajari dan memahami game play (aturan cara bermain game) agar game dapat dimainkan. Terlebih, bila anak bermain game yang baru.

Dampak Negatif Bermain Gadget Bagi Anak
Lalu, apa saja dampak negatif bermain game gadget bagi perkembangan anak? Menurut beberapa penelitian, terlalu banyak bermain game gadget berisiko mengakibatkan menurunnya kemampuan otak anak secara drastis. Kemampuan otak yang menurun secara drastis mengakibatkan menurun kemampuan belajar, menurunnya kemampuan untuk fokus, dan menurunnya kemampuan mengatur diri sendiri. Selain dampak negatif tersebut, dampak negatif lainnya yaitu berkurangnya kemampuan berkomunikasi anak dan kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Gary Small, penulis buku iBrain: Surviving Technological Alteration of The Modern Mind, menyebutkan bahwa bila anak disuguhkan objek-objek yang menarik, anak akan lebih senang bermain objek-objek tersebut daripada berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Termasuk berinteraksi dengan orang tua.

Dampak negatif lainnya yaitu berisiko mengakibatkan anak menjadi impulsif (emosi yang cepat meledak-ledak) dalam hal apapun. Sebabnya, bila anak tak berhasil menyelesaikan suatu level game, biasanya anak mudah bersifat emosional. Hal ini berisiko terbawa ke dalam kehidupan nyata.

Demikian, dampak positif dan dampak negatif bermain game gadget bagi perkembangan anak Lalu, apakah kita sebaiknya melarang anak kesayangan kita untuk tak bermain game gadget? Melarang anak bermain game gadget sama sekali sebenarnya bukanlah tindakan yang bijak. Sebabnya, anak-anak secara psikologis pada dasarnya senang bermain. Dan juga, game gadget dapat menjadi media strategis untuk perkembangan jiwa anak yang lebih baik. Nah, agar anak kesayangan kita lebih mendapatkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif, alangkah baiknya kita membatasi anak kesayangan kita bermain game gadget. Bila anak kita dirasakan terlalu banyak bermain gadget, kita sebaiknya lekas menyuruhnya untuk berhenti

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2014/8/6/1407350030134/child-technology-012.jpg


Related Posts :