Senin, 20 Februari 2017

Menanamkan Kedisiplinan Kepada Anak

Kedisiplinan menjadi salah satu tonggak untuk meraih kesuksesan. Success is nothing more than a few simple disciplines, practiced every day. Demikian pernyataan Jim Rohn, seorang motivator yang cukup berpengaruh asal Amerika Serikat. Nah, sebagai orang tua, kita dapat menanamkan kedisiplinan kepada anak sejak anak usia dini. Tentu saja, agar peluang anak meraih kesuksesan kelak akan semakin terbuka. Lalu, bagaimana cara menanamkan kedisiplinan kepada anak? Berikut beberapa cara menanamkan kedisiplinan kepada anak.


Gambar 1. Menanamkan Kedisiplinan Kepada Anak Merupakan Bagian dari Pendidikan Anak

Terapkan Reward and Punishment (Hadiah dan Hukuman)
Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menanamkan disiplin kepada anak yaitu dengan Reward and Punnishment. Ambil contoh, bila anak selesai mengerjakan PR tepat pada waktu yang sudah ditentukan ataupun lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan, berikan reward. Misalnya, membelikannya komik ataupun mainan. Sebaliknya, bila anak tak tak selesai mengerjakannya, berilah hukuman. Misalnya, membersihkan kamar mandi. Dengan menerapkan cara ini, akan membangun sifat disiplin dalam jiwa anak. Sebagai informasi, tak sedikit perusahaan yang menerapkan reward and punnishment untuk menanamkan disiplin kepada para karyawannya.

Mengurung Anak di Dalam Kamar
Seperti yang sudah disebutkan, anak akan dihukum bila kurang disiplin. Nah, salah satu hukuman yang dapat diberikan kepada anak yaitu mengurung anak. Berikan hukuman ini bila anak sudah benar-benar tak disiplin. Ambil contoh, anak sama sekali tak mengerjakan PR pada waktu yang sudah ditentukan. Hukuman ini, secara psikologis, akan kembali menguatkan disiplin ke dalam jiwa anak. Sebabnya, bila anak dikurung, anak tak akan dapat bermain. Anak-anak, secara psikologis, memang sangat senang bermain baik dengan dirinya sendiri maupun dengan sesamanya.

Memberikan Peringatan Secara Tegas
Cara lainnya untuk menanamkan disiplin kepada anak yaitu memberikan peringatan. Saat anak kurang disiplin, berikan peringatan agar disiplin. Misalnya, berikan peringatan bila anak tak mandi pada waktu yang ditentukan. Bila esok hari kembali tak mandi pada waktu yang ditentukan, kita dapat memarahinya. Beritahu juga agar tak mengulangnya kembali. Dengan menerapkan cara ini, anak akan terdidik dan terbiasa untuk berdisiplin

Menjadi Contoh Model Disiplin kepada Anak Saat anak-anak melihat kebiasaan orang tuanya, anak-anak cenderung meniru kebiasaan yang yang dilakukan orang tuanya. Karenanya, bila kita dapat memberi contoh terkait kedisiplinan kepada anak, tak ada salahnya melakukannya. Misalnya, memberikan contoh bangun pagi pada waktunya ataupun mengerjakan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Demikian, beberapa cara menanamkan kedisiplinan kepada anak. Sebagai orang tua, tentu saja kita menginginkan anak meraih kesuksesan kelak. Karenanya, tak ada salahnya menanamkan disiplin sejak anak usia dini. Semakin kuat kedisiplinan yang tertanam dalam diri anak, maka peluang meraih kesuksesan akan semakin terbuka lebar.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Referensi:
http://www.momjunction.com/articles/best-ways-to-discipline-your-child_0077883/
Sumber Gambar:
1. http://www.at-risk.org/blog/wp-content/uploads/children%20discipline.jpg


Related Posts :