Jumat, 24 Maret 2017

Membantu anak memilih sekolah lanjutan

Sejak kecil kita selalu dihadapkan pada jenjang pendidikan baru. Setelah lulus tk kita harus bersekolah di sekolah dasar SD, setelah lulus SD kita harus masuk sekolah menengah pertama SMP, setelah lulus SMP kita harus masuk sekolah menengah atas SMA. Di SMA, terdapat pengelompokkan antara lain, IPA, IPS, dan Bahasa.


Gambar 1. Tentang pendidikan

Pemilihan kelompok mapel ini biasanya didasarkan pada nilai – nilai yang diraih siswa di jenjang pendidikan sebelumnya yaitu SMP. Kelompok IPA dianggap sebagai kelompok orang yang pandai, IPS kelompok sedang, dan bahasa kelompok yang dianggap bodoh.

Apakah hal itu benar?.

Tentu saja tidak, tujuan pengelompokkan mapel ini untuk mengelompokkan anak dengan kemampuan otak yang paling dominan apakah otak kiri atau otak kanan. Dari hal ini saja kita sudah tahu tidak ada perbedaan mendasar antara kelompok mapel IPA, IPS, dan Bahasa. Yang membedakan hanya kemampuan dominan otak saja.

Setelah lulus sma kita harus memilih ingin langsung bekerja atau melanjutkan ke perguruan tinggi. Pekerjaan yang memerlukan jenjang pendidikan lebih tinggi tentu menjanjikan masa depan yang lebih baik. Namun, masalahnya tak berhenti sampai di situ saja di perguruan tinggi kita juga harus memilih jurusan yang akan kita tempuh.

Pemilihan jurusan berpengaruh besar terhadap pekerjaan kita nanti. Besarnya angka stres baik di negara maju maupun berkembang banyak disebabkan oleh faktor pekerjaan. Pekerjaan yang tidak sesuai harapan. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki, upah bekerja tek sebanding dengan usaha dan tenaga. Masalah – masalah di atas sudah lebih dari cukup untuk membuat seseorang merasa tertekan.

Lantas, dengan memiliki pekerjaan sesuai passion dan penghasilan yang memadai membuat kita terhindar dari stres?,

Tidak, karena stres dapat datang dari berbagai hal. Namun, dengan memiliki pekerjaan yang sesuai di hati dapat mengurangi kemungkinan terjangkit penyakit berbahaya karena stres. Saat ini stres masih dianggap sebagai salah satu hal yang dapat memengaruhi kesehatan seseorang.

Nah, bagi para orang tua ada baiknya anda selalu menemani anak anda dalam setiap jenjang pendidikan yang dilewatinya. Sebagai orang yang lebih berpengalaman anda wajib membantu anak anda dalam memilih jurusan di perkuliahan. Membantu buka berarti memaksa, banyak anak yang salah paham dari maksud baik para orangtua. Terlebih di usia –usia yang masih terbilang sangat muda perasaan anak sangat sensitif dan mudah tersinggung. Hanya karena orangtua menyarankan jurusan perkuliahan anak menganggap orangtua telah mencampuri urusan pribadi dan tidak tahu keinginan si anak.

Oleh karena itu, cara yang anda gunakan haruslah tepat. Untuk mengetahui bakat dan minat yang anak anda miliki anda dapat menanyakannya langsung. Tetapi, jika anak belum tahu bakatnya anda dapat membantu mereka dengan mengikutkan mereka tes TPA atau test potensi akademik. Tes ini sedikit banyak dapat membantu anda mengetahui bakat dan minat seperti apa yang anak anda miliki. Setelah, itu anda harus berpikir tentang lapangan pekerjaan yang mungkin bisa didapatkan dan penghasilan setiap bulannya. Setelah menemukan jurusan yang pas anda dapat mendiskusikannya dengan anak anda.

Oleh : Run Away
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar : http://paroki-sragen.or.id/2015/07/27/pendidikan-merubah-jalan-hidup/


Related Posts :