Selasa, 18 April 2017

Pahami Kecerdasan Dibalik Bakat Istimewa Yang Terdapat Pada Setiap Anak

Seorang ahli psikologi yang terkenal dengan buku karangannya yang berjudul Frames of Mind yaitu Howard Gardner memberikan kritik melalui pendapat menurut versinya, yang masih saja mengangkat tema mengenai kecerdasan pada sebuah karya dalam bukunya yang berjudul Multiple Intelligences – The in Practice. Howard Gardner mengkritik sebuah opini yang memberikan batasan pada kecerdasan dalam sebuah pandangan yang sempit, yang hanya sebatas pada kemampuan matematik-logika dan kemampuan verbal semata.

Howard Gardner memberikan penjelasan pada kritikannya dengan opini sebagai berikut menurutnya, di samping kedua unsur berikut ini yaitu unsur kemampuan matematik-logika dan unsur kemampuan verbal. Ada beberapa unsur lainnya yang juga harus diperhatikan sebab memiliki pengaruh yang penting dalam mendukung keberhasilan anak di masa yang akan datang.

Unsur – unsur tersebut yaitu sebagai berikut :
  • Unsur kecerdasan kinestetik
    Unsur yang satu ini merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang yang menonjol pada bidang olahraga seperti berenang, basket, sepak bola, bulu tangkis dan dalam bidang olehraga lainnya. Selain dalam bidang olahraga anak – anak yang memiliki kecerdasan kinistetik juga akan menonjol dalam bidang tari ( dance ), sulap ataupun akrobat. Sebab anak – anaknya yang memiliki kecerdasan berikut ini, memiliki keaktifan dalam memecahkan masalah dan berkomunikasi secara aktif dengan menggunakan sebagian atau keseluruhan dari anggota tubuhnya.

  • Unsur kecerdasan intra-personal
    Unsur yang satu ini merupakan sebuah kemampuan yang ditunjukkan oleh seseorang yang memiliki kemampuan untuk dapat melakukan introspeksi diri, kemudian selalu berusaha untuk mencoba mengubah untuk memperbaiki dirinya. Pada dasarnya anak yang memiliki kemampuan dalam kecerdasan ini, biasanya mereka dapat mengenal dengan baik kekurangan dan kelebihan dalam dirinya. Beberapa anak yang memiliki kecerdasan berikut ini biasanya senang dengan Suasana yang sunyi, lebih suka berkomunikasi dengan dirinya sendiri dan juga cenderung suka merenung.

  • Unsur kecerdasan inter-personal ( Kecerdasan sosial )
    Sedangkan unsur yang satu ini merupakan sebuah kemampuan yang berbanding terbalik dengan unsur kecerdasan intra-personal, sebab unsur ini menunjukkan kemampuan seseorang untuk secara cepat melakukan interaksi dengan mudah kepada orang lain yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Sehingga anak – anak yang memiliki kemampuan seperti ini memiliki kepekaan yang cenderung lebih tinggi dalam memahami perasaan orang lain, juga biasanya dapat membangun persahabatan dengan baik ( akrab ), bisa mendapatkan simpati dari teman – teman lainnya, bisa membantu menyelesaikan perdebatan sesama teman, dan bisa memimpin.

  • Unsur kecerdasan musical
    Unsur yang satu ini merupakan bentuk kecerdasan yang ditunjukan oleh anak dalam sebuah kemampuan yang sangat tajam terhadap bunyi atau suara non-verbal yang ada di sekitarnya, yang dimaksud dalam hal ini adalah ketajaman pada sebuah irama juga nada. Yang menunjukkan bahwa seseorang menyenangi irama juga nada indah yang didengarnya, baik dalam bentuk alat musik atau lagu yang dimainkannya sendiri maupun lagu yang dimainkan pada radio, VCD, DVD atau TV, juga konser musik. Anak – anak yang memiliki kecerdasan ini akan lebih mudah mengingat sesuatu jika mengaitkannya dengan musik.

  • Unsur kecerdasan visual spasial
    Unsur yang satu ini merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam bidang pemahaman yang mendalam mengenai objek dan ruang. Mereka juga dapat lebih unggul dalam bidang kepramukaan sebab memiliki kemampuan yang tinggi dalam membaca peta dan mencari jejak, juga merekapun dapat lebih unggul dalam bidang seni prakarya sebab mereka memiliki kemampuan untuk membuat gambar atau bentuk 3 dimensi bahkan hanya dengan imajinasi dalam pikiran saja.

Kemampuan dibalik kecerdasan yang hebat bukan ? kira – kira setelah anda membaca artikel ini kemampuan apa yang ada pada anak anda ? sudahkah anda mengetahuinya ?.

Oleh: Ayuni Sena
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
Seto, Mulyadi. 1998. Merangsang Kecerdasan Sejak Usia Dini. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.


Related Posts :