Senin, 07 Agustus 2017

Menghindari Kompetisi Antar Saudara Kandung

Apakah kita memiliki anak lebih dari satu? Bila ya, tak ada salahnya mencermati apakah ada kompetisi diantara mereka. Sebabnya, tak tertutup kemungkinan akan muncul kompetisi antar saudara kandung. Bila kompetisi tersebut muncul, mereka cenderung mudah bertengkar. Selain itu, bisa saja mengurangi keharmonisan hubungan persaudaraan diantara mereka. Berikut beberapa tips menghindari saudara kandung agar tak saling berkompetisi.


Gambar 1. Bagaimana Menghindari Kompetisi Antar Saudara Kandung Sejak Usia Dini? Simak Tips-Tips Berikut

Hindari Menyebut Salah Seorang Anak Dengan Hal Tertentu
Apakah kita senang menyebut salah seorang anak kita dengan hal tertentu? Misalnya, si pintar, si kuat ataupun si cerdas? Bila ya, ada baiknya tak melakukannya. Sebabnya, secara psikologis cenderung membuat anak lainnya untuk berusaha lebih baik darinya. Nah, karenanya, tak tertutup kemungkinan menciptakan kompetisi untuk menunjukkan siapa yang sesungguhnya anak yang lebih baik di hadapan orang.

Selain cenderung menciptakan kompetisi antar saudara kandung, bila kita sering menyebut anak kita dengan hal tertentu, sang anak akan terpacu untuk menjadi hal tersebut. Ambil contoh, kita sering menyebut si kuat kepada anak kita. Sang anak akan berusaha untuk menjadi kuat, meskipun ia menyadari bahwa ia sesungguhnya memang tak kuat.

Beri Perhatian Lebih yang Adil Ke Semua Anak
Hal lainnya yang berpotensi memacu kompetisi antar saudara kandung yaitu faktor perhatian orang tua. Salah seorang anak yang kurang mendapat perhatian orang tua akan merasa tersisihkan. Karenanya, ia berusaha ‘menyingkirkan’ saudaranya untuk mendapatkan perhatian orang tua. Ia pun berusaha menunjukkan bahwa ia lebih baik dari saudaranya yang mendapat perhatian lebih orang tua Karena berusaha ‘menyingkirkan saudaranya akan berusaha untuk menunjukkan bahwa ia lebih baik, cenderung menciptakan kompetisi antar saudara kandung. Nah, dengan demikian, untuk menghindari kompetisi antar saudara kandung, beri perhatian yang sama ke seluruh anak.

Menanamkan Sifat Tenang Kepada Anak
Emosi anak-anak secara psikologis memang labil. Karenanya, anak-anak begitu mudah tersulut. Termasuk juga tersulut saat melihat saudaranya lebih baik darinya. Karena mudah tersulut, cenderung menciptakan kompetisi untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih baik darinya.

Nah, dengan demikian, sangat penting untuk menanamkan sifat tenang kepada anak. Dengan menanamkan sifat tenang kepada anak, maka akan menurunkan temperamen anak. Sang anak secara psikologis tak mudah tersulut saat melihat saudaranya lebih baik darinya. Misalnya, saat melihat saudaranya mendapatkan peringkat kelas yang lebih baik darinya. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menanamkan sifat terang kepada anak. Misalnya, mengambil nafas panjang saat temperamen anak naik.

Buat Mereka Untuk Saling Bekerja Sama
Bila merasa anak-anak kita masih terus berkompetisi, buatlah mereka untuk saling bekerja sama. Bila mereka saling bekerja sama, akan meredakan kompetisi diantara mereka. Ada banyak hal untuk membuat anak saling bekerja sama. Misalnya, bekerja sama membersihkan rumah. Agar memacu semangat mereka untuk membersihkannya dan juga agar lebih meredakan kompetisi, kita beri pernyataan bahwa ibu tak akan memasak sebelum rumah bersih. Dengan menerapkan cara ini, mereka akan kompak membersihkan rumah.

Demikian, tips mudah dan praktis yang dapat kita terapkan untuk menghindari saudara kandung saling berkompetisi. Sebagai orang tua, tak ada salahnya mencermati apakah muncul kompetisi diantara anak-anak kita. Bila ya, sebaiknya segera menghentikan kompetisi tersebut.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://www.positiveparentingsolution.com/sibling-rivalry

Sumber Gambar:
1. http://listcrown.com/wp-content/uploads/2013/09/Sibling-Rivalry.jpg


Related Posts :