Selasa, 26 Desember 2017

Seberapa Banyak Mainan yang Sebaiknya Kita Belikan Untuk Anak?

Sudah terbit di: https://steemit.com/pendidikananak/@puncakbukit/seberapa-banyak-mainan-yang-sebaiknya-kita-belikan-untuk-anak

Sebagian besar orang tua membelikan mainan untuk sang anak. Nah, dalam masa perkembangan anak, mainan memang sangat baik untuk menunjang perkembangan daya kreativitas anak. Akan tetapi, tak lantas kita membelikan mainan sebanyak-banyaknya untuk anak kita. Sebabnya, dibandingkan mainan yang begitu banyak, sedikit mainan sebenarnya lebih baik bagi perkembangan daya kreativitas anak. Lalu, mengapa sedikit mainan sangat baik bagi perkembangan anak?


Gambar 1. Sedikit Mainan Sebenarnya Lebih Baik Bagi Perkembangan Anak

Mendorong Kreativitas Anak. Berdasarkan suatu penelitian yang dilakukan di Jerman, bila kita mengambil banyak mainan dari anak, sang anak akan berimajinasi dan berkreativitas menemukan permainan-permainan baru yang lebih menarik dengan memanfaatkan mainan-mainan yang tersisa. Tentunya, hal ini sangat menunjang perkembangan daya imajinasi dan kreativitas sang anak.

Meningkatkan Konsentrasi Anak. Ambil ilustrasi, tersedia beragam mainan di hadapan sang anak. Karena mainan begitu banyak, sang anak akan mencoba setiap mainan. Karenanya, akan menurunkan konsentrasi sang anak untuk lebih mengenal setiap mainan. Nah, bila mainan berjumlah sedikit, sang anak akan lebih berkonsentrasi bagaimana mengenal dan memainkan mainan-mainan yang tersedia. Meningkatkan Kemampuan Berinteraksi. Saat anak bermain dengan mainannya, misalnya boneka atau robot, sang anak biasanya akan memainkan mainan tersebut untuk saling berdiskusi. Bila mainan hanya sedikit, memudahkan anak untuk mengekspresikan dialog antar satu mainan dengan mainan lainnya. Sebaliknya, bila mainan terlalu banyak, sang anak akan memainkan seluruh mainan. Tak tertutup kemungkinan, anak akan kesulitan mengekspresikan dialog setiap mainan.

Menanamkan Rasa Tanggung Jawab. Mainan yang terlalu banyak cenderung membuat anak enggan menjaganya. Sebaliknya, bila mainan hanya sedikit, membuat sang anak akan menjaga setiap mainan miliknya. Karenanya, akan menanamkan rasa tanggung jawab di dalam jiwa sang anak. Rasa tanggung jawab menjadi hal penting yang wajib kita tanamkan sejak anak usia dini.

Menghindari Pertengkaran Antar Saudara Kandung yang Sebaya. Mainan yang terlalu banyak memang berisiko memunculkan pertengkaran antar saudara kandung. Tak tertutup kemungkinan juga, sang anak akan beradu mainan siapa yang paling bagus. Dan juga, tak tertutup kemungkinan juga, sang anak beradu mainan siapa yang paling banyak. Nah, bila mainan hanya sedikit, menanamkan semangat bekerja sama dan berbagi dengan saudara kandung. Misalnya, meminjamkan mainan kepada saudara kandung ataupun bermain bersama.

Menyukai Hal-Hal Selain Mainan. Selain mainan, anak mesti belajar banyak hal. Misalnya, pelajaran-pelajaran sekolah ataupun mengenai cara berinteraksi dengan orang lain. Nah, bila terlalu banyak mainan, akan akan cenderung lebih menyukai mainan dibandingkan belajar hal-hal lainnya. Sebaliknya, bila mainan hanya sedikit, membuat anak lebih menyukai hal-hal selain mainan.

Membuat Anak Lebih Sukai Bermain di Luar Rumah. Terlalu banyak mainan cenderung membuat anak enggan bermain di luar rumah. Padahal, bermain di rumah sangat menunjang perkembangan fisik sang anak. Bila anak senang bermain di luar rumah, sang anak akan lebih mengenal lingkungan sekitarnya. Sang akan pun lebih mengenal banyak hal bila senang bermain di luar rumah.

Menanamkan Rasa Kebersihan dan Kerapihan Kepada Anak. Bila mainan hanya sedikit, sang anak lebih mudah membereskannya setelah memainkannya. Nah, karena lebih mudah membereskannya hingga rapih, sebenarnya akan lebih menanamkan rasa kebersihan dan kerapihan kepada anak. Sebaliknya, bila mainan begitu banyak, sang anak cenderung enggan membereskannya. Karenanya, cenderung tak akan menanamkan rasa kebersihan dan kerapihan di dalam benak sang anak

Demikian, penjelasan mengapa sedikit mainan sebenarnya lebih baik bagi perkembangan kreativitas anak.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://www.becomingminimalist.com/why-fewer-toys-will-actually-benefit-your-kids/

Sumber Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2017/06/23/18/50/thomas-and-friends-2435542_960_720.jpg


Related Posts :