Rabu, 11 Juli 2018

Memahami Penyebab-Penyebab Stres Pada Anak

Sudah terbit di: https://steemit.com/pendidikananak/@lerengbukit/memahami-penyebab-penyebab-stres-pada-anak

Sama seperti halnya orang dewasa, sang anak pun dapat juga mengalami stres. Secara psikologis mengalami stres memang menjadi hal wajar dan juga menjadi bagian proses perkembangan anak. Misalnya, anak mengalami stres menginjak sekolah pertama kali. Seiring waktu, sang anak mampu mengatasinya. Nah, bila sang anak mengalami stres berlebih, tak tertutup kemungkinan menghambat proses perkembangannya. Misalnya, karena mengalami stres berlebih, sang anak sama sekali tak ingin bersekolah. Ataupun, karena stres, sang anak lebih senang mengurung diri di dalam kamar. Lalu, hal apa saja yang sangat berisiko menyebabkan anak mengalami stres? Berikut beberapa hal tersebut.


Gambar 1. Apa Saja Penyebab Anak Mengalami Stres?

Pertengkaran Orang Tua dan Perceraian. Pertengkaran orang tua dan perceraian sangat berisiko menyebabkan sang anak mengalami stres. Saat melihat orang tuanya bertengkar, secara psikologis membuat sang anak merasa begitu takut. Tak tertutup kemungkinan, rasa takut ini memunculkan stres berlebihan, kepanikan berlebih, ataupun trauma. Saat melihat orang tua bercerai, secara psikologis membuat sang anak merasa ditinggalkan salah satu orang tuanya. Tentu saja karena setelah perceraian, sang anak mesti tinggal dengan salah satu orang tua. Tak tertutup kemungkinan juga, karena merasa ditinggalkan salah satu orang tua, sang anak akan mengalami stres berlebih.

Lingkungan Sosial Baru. Lingkungan sosial baru pun dapat menjadi penyebab anak mengalami stres. Misalnya, sang anak memasuki lingkungan sekolah untuk pertama kali, Ia terlihat begitu stres. Contoh lainnya, saat anak merasa stres setelah berkenalan dengan teman baru. Sang anak merasa stres, karena tak mampu mengatasi rasa takut dan panik yang muncul dirinya. Bila sang anak mampu beradapatasi, tentunya akan mencegahnya mengalami stres berlebih.

Anggota Keluarga Ataupun Kerabat Dekat Meninggal Dunia. Bila ada ada anggota keluarga ataupun kerabat dekat meninggal dunia, tak tertutup kemungkinan membuat anak mengalami stres berlebih. Sebabnya, membuat sang anak merasa bersedih. Bila sang anak tak mampu mengatasi rasa sedihnya, biasanya membuat sang anak mengalami stres berlebih.. Selain anggota keluarga dan kerabat dekat, bila hewan piaraan kesayangan sang anak meninggal karena perilaku, misalnya lupa memberinya makan, dapat juga memunculkan rasa bersalah yang sangat dalam.

Melakukan Serangkaian Aktivitas Berlebih yang Melelahkan. Apakah anak kita termasuk yang demikian? Misalnya, sang anak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ataupun mengikuti les hingga malam hari. Bagi sang anak, melakukan aktivitas berlebihan yang melelahkan, berisiko menjadi pemicu stres berlebih. Terlebih, sang anak belum mampu mengatur jadwal secara efektif. Dan juga, bila sang anak terus menerus melakukan aktivitas tanpa jeda istirahat yang cukup.

Demikian, beberapa hal yang berisiko menyebabkan anak mengalami stres. Sebagai orang tua, bila anak kita mengalami stres berlebih, tentunya kita mencari solusi untuk mengatasinya.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://www.parents.com/advice/parenting/better-parenting/what-causes-stress-in-kids/

Sumber Gambar:
https://cdn.pixabay.com/photo/2017/12/11/10/40/beauty-3011895_960_720.jpg


Related Posts :