Rabu, 22 Agustus 2018

Membangun Lingkungan Rumah yang Positif Agar Perkembangan Anak Lebih Baik

Sudah terbit di: https://steemit.com/pendidikananak/@lerengbukit/membangun-lingkungan-rumah-yang-positif-agar-perkembangan-anak-lebih-baik

Lingkungan rumah tempat sang anak tinggal menjadi salah satu hal yang sangat mempengaruhi perkembangan anak. Lingkungan ini pun menjadi tempat pertama bagi sang anak dalam mencerna berbagai hal. Lalu, lingkungan rumah seperti apa yang sebenarnya mendorong perkembangan anak yang lebih baik? Kita sebagai orang tua, agar perkembangan sang anak lebih baik, tentunya kita ingin menciptakan dan membangun lingkungan rumah yang positif bagi sang anak. Nah, berikut beberapa tips yang dapat kita coba untuk membangun lingkungan rumah yang positif agar perkembangan anak lebih baik.


Gambar 1. Bagaimana Membangun Lingkungan Rumah yang Positif Bagi Sang Anak?

Selalu Menjalin Komunikasi yang Intens dan Baik dengan Sang Anak. Dengan komunikasi yang terjalin dengan baik antara orang tua dengan sang anak, kita dapat mengajarkan dan mendidik berbagai hal kepadanya. Sang anak pun dapat mencurahkan berbagai hal kepada kita. Komunikasi yang terjalin dengan baik pun akan mempererat dan memperhangat hubungan orang tua dengan sang anak. Dengan kata lain, komunikasi yang terjalin baik antara orang tua dengan sang anak akan membangun lingkungan yang positif bagi sang anak. Lingkungan yang positif tentunya akan memunculkan perilaku anak yang positif.

Cermati Aspek Fisik. Untuk membangun lingkungan yang positif bagi sang anak, cermati aspek fisik juga. Lingkungan yang positif bagi sang anak tak hanya sebatas terkait hubungan antara sang anak dengan orang tuanya. Nah, aspek fisik berhubungan dengan hal-hal terlihat yang sebenarnya mempengaruhi perkembangan sang anak. Misalnya. luas kamar anak. Bila kamar anak terlalu kecil, sang akan biasanya akan kurang nyaman belajar. Contoh lainnya, bila kamar anak terlalu gelap, sang anak pun akan kurang nyaman belajar. Contoh lainnya, bila sang anak telah memiliki kamar sendiri apakah sang anak merasa nyaman tidur di atas kasurnya? Bila kurang nyaman, tak tertutup kemungkinan membuat tubuhnya terasa sangat sakit. Bila tubuh terasa sakit, tentunya akan menghambat proses belajarnya. Misalnya, tak dapat bersekolah.

Bangun Situasi Lingkungan yang Positif. Situasi lingkungan yang positif akan membangun lingkungan rumah yang positif. Sebagai orang tua, kita mesti membangun situasi tersebut. Misalnya, rutin makan makan bersama tanpa menonton televisi ataupun menggunakan smartphone. Melakukan hal tersebut akan menanamkan keterbukaan dan sifat saling berbagi antara orang tua dengan sang anak sehingga membangun situasi lingkungan rumah yang positif.

Sedangkan bila situasi lingkungan rumah kurang positif, tak tertutup kemungkinan menyebabkan hal-hal buruk perilaku anak. Misalnya, bila sang anak sering disuguhkan pertengkaran keduanya orang tuanya, tak tertutup kemungkinan memunculkan hal-hal buruk pada perilaku anak. Contoh lainnya, bila orang tua bersikap terlalu kasar kepada sang anak, tak tertutup kemungkinan membuat sang anak menjadi begitu temperamental.

Demikian, beberapa tips membangun lingkungan yang positif agar perkembangan anak lebih baik. Kesimpulannya, lingkungan rumah yang positif menjadi salah satu fondasi penting yang tak dapat kita abaikan dalam pendidikan anak. Mari membangun lingkungan yang positif dalam mendidik sang anak…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://www.myvmc.com/lifestyles/parenting-the-social-environment-and-its-effects-on-child-development/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Model_Timber_Home.jpg


Related Posts :